Kakan Kemenag Dampingi Ombudsman RI Perwakilan Sumbar Monev PPDB

Kakan Kemenag Dampingi Ombudsman RI Perwakilan Sumbar Monev PPDB

Painan, Humas -- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan, Abrar Munanda dampingi Kepala Perwakilan Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sumatera Barat, Yefri Heriani di MAN 2 Pesisir Selatan dalam rangka monev PPDB, Jum'at (18/6).

Kunjungan monev yang dilakukan Kepala Perwakilan Ombudsman Perwakilan Provinsi Sumatera Barat ini bertujuan untuk mengetahui proses penyelenggaraan PPDB, apakah ada indikasi terjadinya maladministrasi.

Sebagaimana diketahui bahwa Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sumatera Barat sebelumnya telah membuka posko PPDB tahun 2021 sejak tanggal 10 Juni 2021 lalu.

Abrar Munanda dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Kabupaten Pesisir Selatan memiliki 72 madrasah di Pessel, dengan 42 madrasah swasta dan 30 madrasah negeri yang terdiri dari 13 MIN, 13 MTsN dan 4 MAN.

"Terkait PPDB, pelaksanaannya, Alhamdulillah berjalan dengan lancar tanpa ada masalah, walaupun banyaknya peminat calon peserta didik yang akan masuk ke madrasah, dan kita tetap mengacu pada regulasi yang ada yaitu jumlah siswa per rombel," terangnya.

"Kita juga telah melakukan MoU dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan, walaupun beda sistem, karena dinas pendidikan memakai sistem zonasi, sedangkan di madrasah tidak," lanjut kakan kemenag.

"PPDB pada madrasah di awali dengan seleksi tertulis terkait dengan materi pembelajaran, seleksi ibadah dan seleksi baca Alquran, dan seleksi ini juga menggunakan indikator nilai rapor 40 persen, nilai ibadah baca Alquran, 30 persen, dan 30 persen nilai ujian tulis serta jalur prestasi. PPDB di madrasah juga gratis, tidak memungut biaya," tambahnya.

Sementara itu Kepala MAN 2 Pesisir Selatan, Ahmad Asdi menjelaskan terkait pelaksanaan PPDB pada madrasah tersebut. Dengan kondisi guru yang hanya 76 orang, dan jumlah rombel 24, sehingga penerimaan PPDB tahun 2021 ini hanya bisa sebanyak 8 rombel dengan jumlah siswa 282 orang.

"Ini tantangan bagi di MAN 2 Pessel, dengan peminat yang tinggi tidak sebanding dengan rombel yang tersedia, sehingga yang tidak lulus seleksi mencapai sebanyak 140 orang," terang Asdi.

Yefri Heriani apresiasi tentang pelaksanaan PPDB di MAN 2 Pessel yang berjalan lancar, serta memberikan masukan untuk peningkatan kualitas pelayanan publik di MAN 2 Pessel. 

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sumatera Barat itu juga mengapresiasi layanan PTSP yang telah dilaksanakan oleh madrasah tersebut. (zn)