Lakukan Submit PMPZI, Kamenag Pessel Siap Menjadi Wilayah Bebas dari Korupsi

Lakukan Submit PMPZI, Kamenag Pessel Siap Menjadi Wilayah Bebas dari Korupsi

Painan, Humas -- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan, Abrar Munanda didampingi Kasubbag TU, Yossef Yuda dan Kepala Seksi, Penyelenggara beserta Tim ZI Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan melakukan Sumbit Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) Tahun 2022, Kamis (29/12/2022) di Aula kantor setempat.

Abrar Munanda mengatakan, upaya membangun zona integritas merupakan langkah untuk melakukan penataan terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan yang baik, terbebas dari korupsi, pungli dan gratifikasi, sehingga dapat melayani masyarakat dengan layanan prima dan profesional.

Abrar Munanda mengucapkan terimakasih kepada jajarannya yang telah bekerjasama, kolektifitas dan komitmen sebagai bukti keseriusan Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan untuk mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

"Submit PMP ZI disertai menginput bukti fisik (eviden) merupakan bagian dari upaya kita dalam mewujudkan WBK dan WBBM di Kemenag Pessel," ujar Abrar.

PMPZI merupakan instrumen penilaian kemajuan dari pelaksanaan pembangunan zona integritas menuju WBK dan WBBM. Penilaian mandiri mencakup penilaian terhadap komponen pengungkit dan aspek reformasi.

"Semua itu harus sesuai dengan regulasi yang mengatur dan semua aspek kita selaraskan dengan integritas, dan komponen pengungkit, aspek reform dan sebagainya," jelas Abrar.

Pada kesempatan itu Abrar Munanda mengingatkan kepada Tim untuk memperhatikan lagi secara teliti terhadap eviden yang telah diinput. Karena hasil PMPZI yang sudah disubmit adalah final, data tidak bisa diubah kembali. 

Setelah menekan tombol submit, Abrar Munanda menyampaikan rasa syukur yang mendalam serta apresiasi yang tinggi terhadap ASN dan Tim ZI Kemenag Pessel yang telah bekerja keras dalam upaya pemenuhan eviden, hingga meraih hasil yang menggembirakan dengan nilai 96,34.

"Ini merupakan hasil dari upaya yang kita lakukan di Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan. Mudah-mudahan ini akan menjadi sejarah dan memotivasi kita dalam melaksanakan tugas dan fungsi sebagai ASN Kementerian Agama dalam upaya mewujudkan predikat WBK di tahun 2022 ini," harapnya. (zn)