Menuju WBK, Tim Pokja ZI Kankemenag Pessel Lakukan Studi Banding pada Dua Instansi di Bukittinggi

Menuju WBK, Tim Pokja ZI Kankemenag Pessel Lakukan Studi Banding pada Dua Instansi di Bukittinggi

Painan, Humas -- Tim Pokja RB ZI Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan melaksanakan studi banding terkait pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) ke BPS dan Kankemenag Kota Bukittinggi, Jumat (19/2).

Rombongan studi banding dipimpin langsung Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan, Abrar Munanda didampingi Ketua Tim Pokja, Yossef Yuda.

Tim pokja pembangunan zona integritas Kankemenag Pessel disambut langsung oleh Kepala BPS Kota Bukittinggi, Mukhlis dan jajarannya.

Kepala BPS Kota Bukittinggi pada kesempatan tersebut memaparkan proses pembangunan zona integritas dan inovasi-inovasi serta perubahan-perubahan yang telah dilaksanakannya, sampai akhirnya meraih predikat WBK.

Dikatakannya bahwa, perubahan secara global di BPS Kota Bukittinggi pertama dimulai dari unit kerja, yang pada intinya perubahan itu harus dimulai secara keseluruhan, seperti administrasi atau aturan-aturan yang jelas dan harus dilaksanakan oleh seluruh ASN yang ada.

"Fungsikan skill seluruh ASN yang ada, sesuai dengan kemampuannya masing-masing, untuk dapat melakukan perubahan demi perubaha ke arah yang lebih baik, minimal satu pegawai harus punya satu inovasi," ungkap Mukhlis.

"Begitu juga perubahan disiplin dari segala hal, baik itu disiplin dalam bekerja, disiplin waktu, dan lainnya," lanjutnya.

Dalam upaya mencapai predikat WBK, sangat diperlukan keterlibatan pimpinan secara aktif dalam melakukan monitoring san evaluasi terkait pelaksanaan pembangunan zona integritas.

"Juga dibutuhkan pengelolaan terhadap media untuk menginformasikan pembangunan zona integritas kepada internal dan stakeholder eksternal, seperti contoh pemasangan spanduk, banner dan lain sebagainya yang berisi himbauan-himbauan," ujarnya menambahkan.

Selain itu juga sangat perlu dilakukan peningkatan pemahaman dan komitmen pimpinan serta pegawai pada unit kerja terhadap substansi tiap-tiap area perubahan.

"Seluruh pegawai harus mempunyai persepsi yang sama terkait dengan pembangunan zona integritas," kata Mukhlis.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan, Abrar Munanda menyampaikan bahwa, selain ingin menjalin silaturahmi dengan BPS dan Kankemenag Kota Bukittinggi.

"Keinginan besar kami adalah sesuai dengan pepatah minang, maambiak contoh ka nan sudah, maambiak tuah ka nan manang, banyak yang ingin kami harapkan dari kunjungan ini, seperti diantaranya, kami sangat mengharapkan pencerahan dari BPS Kota Bukittinggi terkait langkah-langkah yang telah dilakukan dalam meraih predikat WBK," ujar kakan kemenag.

"Karena perubahan itu adalah suatu keniscayaan, siapa yang tidak mau melakukan perubahan, maka akan tergilas oleh perubahan itu sendiri," tambah kakan kemenag.

Sementara itu Kasubbag Umum BPS Kota Bukittinggi, Rini mengatakan, "Ada lima poin penting dalam pembangunan zona integritas diantaranya, komitmen pimpinan, monitoring dan evaluasi, manajemen media, program yang menyentuh masyarakat, kemudian kemudahan pelayanan," ujarnya.

Setelah selesai di BPS,  rombongan tim pokja Kankemenag Pessel melanjutkan kunjungan ke Kankemenag Kota Bukittinggi.

Dalam kesempatan itu duo Kakan kemenag saling menyampaikan tentang layanan dan inovasi yang telah dilakukan oleh masing-masing kankemenag.

Kakan Kemenag Pessel, Abrar Munanda mengatakan, "Mudah-mudahan pertemuan kita hari mendapatkan ridha dan berkah dari Allah SWT dan bisa saling menambah pengetahuan kita bersama," ujar Abrar Munanda.

"Kita bukan sedang berkompetisi, mari bersama-sama meningkatkan kinerja demi membangun kementerian agama yang lebih maju, dengan saling mengisi satu sama lain," lanjutnya.

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, Kasmir mengatakan, semoga pertemuan antara dua kankemenag ini bisa dijadikan untuk saling mengisi satu sama lain terkait dalam upaya membangun zona integritas menuju WBK.

Mari kita bersama untuk menjadikan Kementerian Agama Sumatera Barat terdepan," ujar Kakan kemenag Bukittinggi tersebut. (zn)