Sosialisasi Zona Integritas WBK dan WBBM pada Kankemenag Pessel

Sosialisasi Zona Integritas WBK dan WBBM pada Kankemenag Pessel

Painan, Humas -- Tim Pembangunan Zona Integritas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan mengadakan sosialisasi dan komitmen pelaksanaan pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM, di aula kantor setempat, Kamis (11/2).

Sosialisasi tersebut dihadiri oleh kasubbag, kepala seksi dan penyelenggara serta seluruh pegawai dan ASN Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan.

Kakan kemenag, Abrar Munanda dalam arahannya mengatakan, "Kita telah berkomitmen bahwa ZI WBK ini adalah milik kita dan akan kita laksanakan bersama, kita kawal secara bersama pula dalam bentuk, hal ini sudah kita buktikan dengan penandatanganan fakta integritas," kata kakan kemenag.

"Sebenarnya ZI WBK ini bukanlah terpisah dari tugas dan fugsi kita, tetapi telah menjadi bagian dari tugas dan fungsi itu sendiri," lanjutnya.

"Nanti kita akan mengirim pada group ASN kantor Kankemenag Pessel sebuah pertanyaan apa itu integritas, dan seluruh ASN diharapkan menjawab dengan persepsinya masing-masing, dan semua jawaban kita akan diprint out dan dijadikan semacam stiker yang akan ditempel pada dinding kantor," ujar kakan kemenag.

"Terkait itu bisa juga kita lakukan dengan cara setiap pegawai Kantor Kementerian Agama memasang jargon terkait dukungannya dalam pembangunan ZI di status whatsapp masing-masing maupun di instagram ataupun facebook," tambahnya.

Kakan kemenag berharap, mudah-mudahan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan bisa menjalankan ZI WBK secara bersama-sama dengan cara saling membantu dan mendukung di dalam pelaksanaannya.

Sementara itu ketua tim pokja RB-ZI, Yossef Yuda mengatakan, untuk mencapai  WBK itu, ada beberapa hal yang harus kita lakukan, seperti perubahan mindset, meningkatkan kinerja dan kerja sama yang kuat, serta komitmen, ujarnya.

"Hal ini kita lakukan tentunya dalam rangka mewujudkan ZI WBK di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan pada Tahun 2021," ujar Yossef. (zn)