Tim Pokja RB Setjen Kemenag RI Serahkan Hasil Verifikasi Evidence ZI Semester I Kemenag Pessel

Tim Pokja RB Setjen Kemenag RI Serahkan Hasil Verifikasi Evidence ZI Semester I Kemenag Pessel

Painan, Humas -- Setelah tiga hari melakukan pendampingan sekaligus verifikasi evidence Penilaian Mandiri Zona Integritas (PMPZI) yang telah di upload semester I lalu, tim pokja Reformasi Birokrasi Setjen Kementerian Agama RI lakukan exit meeting terkait hasil verifikasi evidence-evidence PMPZI, Jumat (27/11) di kampus MAN 2 Pesisir Selatan.

Selama melakukan pendampingan, tim verifikator banyak memberikan masukan dan pencerahan terkait evidence-evidence PMPZI yang tepat dan sesuai dengan Lembar Kerja Evaluasi (LKE).

Pada kesempatan tersebut Kabag Fasilitasi Reformasi Birokrasi dan Pelaporan, Kartika Darmawanti menjelaskan, kenapa Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan yang dikunjungi oleh tim pokja Reformasi Birokrasi Setjen Kemenag RI.

"Ada apa dengan Kankemenag Pesisir Selatan? Karena kami mendapatkan informasi bahwa di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan telah terjadi perubahan besar-besaran dan banyak program-program yang penuh inovasi," jelas Kartika Darmawanti yang akrab dipanggil Bundo Reformasi Birokrasi selama berada di Kabupaten Pesisir Selatan.

"Zona Integritas itu merupakan miniatur dari Reformasi Birokrasi yang merupakan programnya pemerintahan presiden Joko Widodo, yang mana setiap instansi itu harus melakukan Reformasi Birokrasi" lanjutnya. 

"Dimana kita memiliki sasaran dan target yang jelas dan dapat mewujudkan tata pemerintahan yang baik, serta mampu meningkatkan akuntabilitas kinerja, dan ending dari Reformasi Birokrasi itu sendiri adalah melayani masyarakat dengan seutuhnya atau disebut dengan pelayanan prima," tambahnya.

"Kemudian untuk menuju WBK itu tidaklah terlepas dari peran para agen-agen perubahan, karena melalui agen perubahan inilah kita akan mempromosikan setiap inovasi-inovasi, perubahan-perubahan yang telah dibuat oleh satker itu sendiri," ungkapnya lagi.

Lebih jauh dijelaskan bahwa pada intinya inovasi itu adalah bagaimana intansi tersebut menjual program-program unggulannya, sehingga bisa dilirik dan dirasakan oleh pemerintah.

"Akan tetapi Reformasi Birokrasi di Kankemenag Pessel tidak saja hanya menjadi tugasnya agen perubahan dan tim RB saja, namun juga merupakan tugas dan tanggung jawab seluruh personel Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan," ujarnya.

"Mari kita bersama-sama mengawal perubahan dalam membangun mindset, menyusun SOP disetiap kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan demi mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan," ajak Kabag Fasilitasi RB dan Pelaporan.

"Semoga Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan bisa menjadi yang terdepan," tutupnya.

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan, H. Abrar Munanda mengatakan beberapa point penting terkait dengan pendampingan dan verifikasi evidence PMPZI tersebut.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada tim pokja, hasil evaluasi dan pendampingan dari tim pokja ini kami terima seluruhnya dan insyaallah akan segera kami tindak lanjuti," ujar kakan kemenag.

"Teman-teman di Kankemenag Pessel penuh dengan semangat kerja yang tinggi dan saya yakin kita akan sampai pada level nilai minimal 90, ini bisa kita capai dengan hashtag yang telah kita gaungkan selama ini yakni, kerjasama, kolektifitas dan komitmen," lanjutnya.

"Dan ini telah kita buktikan dan selalu kita laksanakan ketika menjalankan aktifitas sehari-hari disaat menjalankan tugas dalam melayani memasyarakat," terang kakan kemenag. (zn)